MAKSI UMSU~Selangor || Program Studi Magister Akuntansi (MAKSI) Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (SPs UMSU) melakukan benchmarking Program Doktor Akuntansi ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dalam rangka memperkuat pengembangan akademik dan internasionalisasi program studi. Kegiatan yang berlangsung pada 4–6 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari agenda International Postgraduate Colloquium yang diikuti dosen dan mahasiswa MAKSI UMSU.
Benchmarking dilakukan untuk mempelajari berbagai aspek penyelenggaraan Program Doktor Akuntansi di UiTM Malaysia, mulai dari pengembangan kurikulum, tata kelola akademik, sistem pembimbingan disertasi, strategi peningkatan kualitas riset, hingga penguatan jejaring kolaborasi internasional.
Ketua Program Studi Magister Akuntansi SPs UMSU, Prof. Dr. Maya Sari, SE, Ak, M.Si, CA, mengatakan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memperoleh berbagai praktik terbaik (best practices) yang dapat diadopsi dalam pengembangan program akademik di lingkungan SPs UMSU.
“Melalui benchmarking ini kami memperoleh banyak informasi dan pengalaman berharga terkait pengelolaan program doktoral yang telah berjalan baik di UiTM. Pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan tata kelola program studi agar semakin berdaya saing di tingkat internasional,” ujarnya.
Menurut Prof. Maya Sari, kerja sama yang terjalin dengan UiTM tidak hanya memberikan manfaat dalam aspek akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, publikasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program bersama pada masa mendatang.

Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UMSU, Assoc. Prof. Dr. Adi Mansar, SH, M.Hum, yang juga turut mengikuti kegiatan tersebut menilai benchmarking ke UiTM Malaysia merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola akademik dan memperluas jejaring internasional SPs UMSU.
“Kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi sarana untuk mempelajari pengelolaan program doktoral yang telah berkembang dengan baik di UiTM, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pengembangan program pascasarjana di UMSU terus bergerak mengikuti standar dan praktik terbaik di tingkat internasional,” ujarnya.
Adi Mansar menambahkan, internasionalisasi perguruan tinggi saat ini tidak lagi sekadar membangun kerja sama formal, melainkan harus diwujudkan melalui aktivitas akademik yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan institusi.
“Melalui kegiatan seperti ini, dosen memperoleh pengalaman akademik internasional, mahasiswa mendapatkan wawasan global, dan institusi memperoleh referensi untuk pengembangan program studi yang lebih berkualitas. Ini merupakan bagian dari komitmen SPs UMSU untuk terus meningkatkan daya saing akademik di tingkat regional maupun internasional,” katanya.
Menurutnya, hubungan yang telah terjalin antara SPs UMSU dan UiTM Malaysia diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas, termasuk penelitian kolaboratif, publikasi internasional bereputasi, pertukaran akademik, serta pengembangan program pendidikan pascasarjana di masa mendatang.
Selain benchmarking, rombongan MAKSI SPs UMSU juga melaksanakan International Postgraduate Colloquium yang melibatkan 18 mahasiswa Magister Akuntansi. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa melaksanakan Seminar Kolokium dan Seminar Hasil di hadapan akademisi dari kedua perguruan tinggi sebagai bagian dari peningkatan kualitas penelitian mahasiswa.

Sebanyak 15 dosen MAKSI UMSU turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai pembimbing dan penguji eksternal bagi mahasiswa Program Magister Accounting dan Doctoral Accounting UiTM Malaysia. Keterlibatan dosen UMSU dalam proses akademik di UiTM menjadi bukti semakin kuatnya hubungan kelembagaan dan pengakuan terhadap kompetensi akademik dosen MAKSI UMSU.
Dosen MAKSI UMSU yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain Prof. Dr. Maya Sari, SE, Ak, M.Si, CA, Assoc. Prof. Dr. Januri, SE, M.M, M.Si, CMA, Assoc. Prof. Dr. Irfan, SE, M.M, Assoc. Prof. Dr. Zulia Hanum, SE, M.Si, Dr. Eka Nurmala Sari, SE, M.Si, Ak, CA, Dr. Dahrani, SE, M.Si, Dr. Hastuti Olivia, SE, M.Si, dan Dr. Henny Zurika, SE, M.Si.
Rangkaian kegiatan internasional tersebut juga diisi dengan pelaksanaan International Community Service di ANGKASA Malaysia sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam lingkup global.
Prof. Maya Sari berharap hasil benchmarking dan kerja sama yang telah dilakukan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan program studi di SPs UMSU.
“Kami ingin memastikan bahwa pengembangan program akademik di UMSU berjalan selaras dengan standar internasional. Karena itu, benchmarking seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan, memperkuat kualitas tata kelola akademik, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pendidikan dan penelitian,” katanya.
Melalui kegiatan benchmarking, kolokium internasional, dan pengabdian masyarakat internasional tersebut, MAKSI SPs UMSU terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi global. (*)
